Partisi workstation seringkali dianggap membuat ruang kantor menjadi kaku. Padahal, dengan penataan yang tepat, partisi justru dapat meningkatkan fokus karyawan tanpa menghilangkan semangat kolaborasi.
1. Pilih Ketinggian Partisi yang Tepat
Ketinggian partisi sangat menentukan tingkat interaksi. Gunakan partisi rendah (ketinggian dada saat duduk) untuk tim kreatif yang butuh banyak komunikasi. Gunakan partisi tinggi (di atas kepala saat duduk) untuk divisi keuangan atau HR yang membutuhkan privasi tingkat tinggi.
2. Manfaatkan Partisi Akrilik Transparan
Untuk menyeimbangkan antara privasi dan kesan terbuka, gunakan partisi setengah badan berbahan akrilik atau kaca. Ini memungkinkan cahaya alami tetap masuk ke seluruh sudut ruangan, membuat kantor terasa lebih luas.
3. Konfigurasi L-Shape untuk Efisiensi Ruang
Konfigurasi meja L-Shape sangat efisien untuk memaksimalkan sudut ruangan. Desain ini memberikan area kerja ekstra bagi karyawan yang menggunakan dua monitor sekaligus.
4. Berikan Sentuhan Personal (Personalization)
Biarkan karyawan menempelkan catatan, foto, atau jadwal di dinding partisi mereka. Partisi berbahan fabric (kain) yang dilengkapi pinboard sangat disarankan untuk tujuan ini.